Mungkin kita bingung hubungan Kucing dengan Coaching. Namun sejenak ada kesamaan penyebutan kata Coaching dengan nama kucing. Pada kesempatan ini saya tidak membahas tentang nama atau penyebutan tersebut.
Pada Jumat, 1 Oktober 2020 peserta pembaTIK level 4 Sumatera Utara telah memulai kegiatan Coaching PembaTIK level 4 gelombang 3 yang dilakukan secara virtual. Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 3 Oktober 2020. Ada beberapa narasumber handal dari Pusdatin seperti Pak Agus, Ibu Dwi, Pak Bambang, dan Pak Bardo. Setiap narasumber memiliki skillnya masing-masing dalam mendampingi kami peserta pembaTIK level 4 Sumatera Utara.
Kami harus menjadi seperti Kucing pada Coaching kali ini. Bagaimana filosofi kucing?
Dikutip dari situs kucinglucu.net ada beberapa filosofi Kucing yang bisa kita ambil selama Coaching PembaTIK level 4 ini:
1. Mencuri Ikan
Bila kita mendengar kata "mencuri" pasti kita langsung berpikir negatif. Namun sebenarnya ada juga sisi positif dari kata "mencuri" seperti Coaching yang saat ini saya ikuti. Saya harus pintar 'Mencuri' ilmu yang dimiliki oleh narasumber. Selain itu, saya harus meniru kucing yang 'mencuri' dengan penuh kesabaran.
2. Bermain dengan mangsanya
Sesaat setelah mendapatkan mangsanya, kucing tidak langsung memakan mangsanya. Melainkan masih bermain dengan mangsanya. Filosofisnya adalah bahwa dalam mengikuti Coaching PembaTIK level 4 ini jangan terlalu serius tetap santai seperti ungkapan SERSAN (Serius tapi Santai). Perlu juga sekali-sekali untuk refresh dari kegiatan-kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar.
3. Suka bermain dengan makhluk lain
Kebanyakan kucing tidak hanya suka bermain dengan sesamanya. Kucing juga suka bermain dengan binatang lain dan manusia, khususnya majikannya. Filosofisnya bahwa sosialisasi sangat penting dalam hidup manusia. Dalam PembaTIK level 4 ini, tugas pokok Sahabat Rumah Belajar adalah sosialisasi portal Rumah Belajar kepada orang lain.
4. Mencakar dinding, kursi atau lainnya
Mungkin kita kesal ketika kucing di rumah kita mencakar dinding, kursi atau perabot lainnya. Kucing melakukan tindakan mencakar untuk mempertajam kuku mereka. Filosofisnya, saya harus mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan matang sebelum melakukan tugas saya dalam mensosialisasikan portal Rumah Belajar kepada orang lain.
5. Tidur di siang hari dan beraktivitas di malam hari
Kucing adalah hewan noktural yang lebih serig tidur atau beristirahat di waktu siang dan akan beraktivitas di malam hari. Filosofisnya, atur waktu sebaik mungkin dan kerjakan segala sesuatu selagi masih bisa apalagi selama mengerjakan tugas-tugas PembaTIK level 4 ini.
6. Menolak dimandikan
Sebagian besar kucing menolak untuk dimandikan. Filosofisnya, saya harus berani dengan hal-hal baru meskipun kita tidak menyukai hal tersebut namun belum tentu buruk bagi kita dan bisa saja sangat bermanfaat bagi orang lain. Tentunya selama Coaching PembaTIK level 4 ini akan banyak hal-hal baru yang harus dilakukan seperti: sosialisasi tentang Portal Rumah Belajar. Mungkin kita tidak menyukai hal tersebut namun hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi banyak orang sebab dengan demikian Portal Rumah Belajar akan semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh banyak orang.
Demikianlah filosofis Kucing yang bisa kita tiru selama Coaching PembaTIK level 4 gelombang 3 ini yang telah dibuka secara resmi oleh Pak Manik yang mewakili Kemdikbud.
Setelah pembukaan secara virtual dilakukan, para peserta setiap propinsi di-breakout ke room sesuai dengan propinsinya masing-masing untuk melanjutkan kegiatan Coaching virtual. Pada room PembaTIK level 4 Sumatera Utara, Bapak Afrizal Sihotang sebagai Ketua LPMP Sumatera Utara memberi kata sambutan di hadapan peserta PembaTIK level 4 Sumatera Utara. Kegiatan dilanjutkan dengan Coaching dari Bpk. Bambang dan Bpk. Bardo. Bpk Bambang membawa materi tentang artikel / karya tulis. Dan Bpk. Bardo membawa materi tentang Vlog.
Demikian kegiatan Coaching PembaTIK level 4 hari pertama ini. Semoga kita bisa meneladani filosofis Kucing pada saat Coaching ini.
SRB Sumatera Utara
#Pembatiklevel4
#merdekabelajar
#nadiemmakarim


Keren pak filosofinya๐๐
ReplyDeleteTerus menulis dan memberikan motivasinya pk๐๐๐
Makasih ibu
ReplyDelete