Pengalamanku dan Koordinasi Sahabat Rumah Belajar
Setelah mendapatkan informasi kelulusan saya di Level 3 PembaTIK dan masuk level 4 PembaTIK Propinsi Sumatera Utara membuat saya merasa tidak percaya dengan pencapaian ini. Melihat jumlah peserta yang berjumlah 60.000-an orang, saya merasa bersyukur sudah masuk ke level 3 PembaTIK. Menurut saya ini merupakan satu pencapaian yang lumayan.
Ketika menerima pengumuman kelulusan saya masuk ke Level 4 PembaTIK Propinsi Sumatera Utara (30 besar terbaik Propinsi), saya merasa tidak menyangka hal tersebut. Tambah lagi nomor hp saya diundang masuk grup WA PembaTIK Level 4 Sumatera Utara. Rasa-rasa, tidak percaya. Hal ini menjadi tantangan bagi saya dalam melanjutkan level 4 PembaTIK ini.
Setelah beberapa hari mendapat informasi kelulusan dan berinteraksi dengan rekan-rekan Sahabat Rumah Belajar Sumatera Utara tahun 2020. Saya merasa minder melihat keadaan saya yang tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan rekan-rekan Sahabat Rumah Belajar lainnya yang sudah jauh di depan tentang pembelajaran berbasis TIK ini. Saya berpikir harus bisa ikut ambil bagian dan memberikan yang terbaik pada level 4 PembaTIK ini. Beberapa hari setelah pengumuman itu, kami yang lulus pembatik level 4 diberikan link untuk mendapatkan souvenir dari Portal Rumah Belajar (Pusdatin Kemdikbud).
Akhirnya pada tanggal 25 September 2020 lalu saya menerima paket dari kemdikbud yang berisi Kaos, Rompi dan stiker Rumah Belajar. Mendapatkan paket tersebut membuat saya semakin semangat untuk mensosialisasikan portal Rumah Belajar.
Keesokan harinya, saya menjumpai Bpk. Cawir Tarigan (Kepala SMA Santo Thomas 1 Medan) untuk menyampaikan kabar gembira kelulusan saya di PembaTIK level 4 dan berkoordinasi tentang sosialisasi Portal Rumah Belajar kepada bapak/ibu guru SMA Santo Thomas 1 Medan. Beliau juga memberi saran kepada saya untuk berkoordinasi dengan pengurus YPK Don Bosco KAM tentang sosialisasi portal Rumah Belajar. Saya sangat senang atas inisiatif dan dukungan dari SMA Santo Thomas 1 Medan.
Setelah mendapat restu dari kepala SMA Santo Thomas 1 Medan, saya langsung berangkat ke kantor YPK Don Bosco KAM yang berada di Jalan Timor No. 34 Medan. Saya disambut oleh pegawai reseptionis kantor YPK Don Bosco KAM dan memberi surat pengumuman kelulusan saya serta surat koordinasi/sosialisasi yang telah saya ketik sebelumya yang diketahui oleh kepala SMA Santo Thomas 1 Medan.
Setelah menyampaikan surat tersebut, pada Rabu, 30 September 2020 saya dihubungi Pak Cawir perihal surat yang telah saya sampaikan kepada pengurus YPK Don Bosco KAM. Pak Cawir menginformasikan bahwa saya harus berbicara dengan Pak M. Bangun sebagai Kabid Kurikulum YPK Don Bosco KAM. Siang itu juga saya berangkat ke kantor YPK Don Bosco KAM dan bertemu langsung dengan Pak M. Bangun. Secara kelembagaan, Pengurus YPK Don Bosco KAM mendukung langkah saya dalam mensosialisasikan portal Rumah Belajar namun dengan memberi beberapa masukan tentang Portal Rumah Belajar. Pak Bangun mengungkapkan bahwa Portal Rumah Belajar sangat bermanfaat bagi sekolah-sekolah YPK Don Bosco KAM yang mengalami kesulitan dengan PJJ selama pandemic covid-19 ini.
Pengalamanku berkaitan dengan sosialisasi dan koordinasi sebagai Sahabat Rumah Belajar membuat saya semakin bersemangat untuk mensosialisasikan Portal Rumah Belajar kepada siapa saja, kapan saja dan di mana saja sebab Portal Rumah Belajar dapat membantu bapak/ibu guru yang mengalami kesulitan dalam Pembelajaran Jarak Jauh ini. Semoga saya mampu
Salam Rumah Belajar
"Belajar di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja"
#pembatiklevel4
#merdekabelajar
#nadiemmakarim


No comments:
Post a Comment